Pilihan privasi Anda

KiwiBee menggunakan cookie opsional dari Google Analytics, Google Ads, dan Meta Pixel untuk memahami pengunjung dewasa, mengukur pendaftaran yang selesai, dan meningkatkan kampanye. Cookie penting selalu aktif. Pixel iklan ChatGPT OpenAI juga mengukur tampilan halaman dan pertanyaan yang telah dikirim setelah persetujuan iklan, serta dapat menggunakan detail kontak yang di-hash untuk pencocokan. Kebijakan privasi

Langsung ke konten utama

Siklus Air

Tentang simulasi ini

Adegan ini mengikuti sebagian air mengelilingi seluruh siklus. Titik biru muda adalah uap yang naik dari laut hangat, titik putih adalah tetesan awan, dan titik biru tua adalah air hujan serta sungai yang mengalir kembali ke laut. Siswa mengubah penggeser Panas matahari dan Angin, dan dapat menampilkan atau menyembunyikan sinar matahari. Pembacaan menampilkan suhu permukaan laut, penguapan, air awan, dan curah hujan, sehingga mereka dapat melihat sebab dan akibat. Model ini cocok untuk memperkenalkan penguapan, kondensasi, presipitasi, dan pengumpulan, serta untuk menguji apa yang terjadi ketika cuaca semakin panas.

Yang bisa dijelajahi siswa

  • Naikkan Panas matahari dari 20 ke 90 persen dan amati pembacaan Penguapan naik.
  • Atur Panas matahari ke 0 dan jelaskan apa yang terjadi pada awan dan curah hujan.
  • Naikkan Angin dan lacak ke mana awan bergerak dan di mana hujan turun.
  • Ikuti titik uap biru muda yang naik, lalu amati ia menjadi tetesan awan putih.
  • Sembunyikan Sinar matahari dan temukan empat tahap siklus dengan mengamati titik-titiknya.

Tujuan pembelajaran

  1. 1Sebutkan dan jelaskan penguapan, kondensasi, presipitasi, dan pengumpulan.
  2. 2Jelaskan Matahari sebagai sumber energi yang menggerakkan siklus air.
  3. 3Prediksikan bagaimana laut yang lebih hangat mengubah penguapan, awan, dan hujan.
  4. 4Jelaskan bagaimana sungai mengembalikan air ke laut.

Pertanyaan yang sering diajukan guru

Apakah simulasi siklus air gratis?

Ya. Simulasi ini gratis di peramban modern mana pun, termasuk papan tulis interaktif dan tablet, dan tidak memerlukan pendaftaran atau pemasangan.

Apa yang menggerakkan siklus air?

Panas Matahari yang menggerakkannya. Matahari menguapkan air, terutama dari lautan, dan udara yang naik mendingin sehingga uap mengembun menjadi awan. Gravitasi kemudian menarik hujan dan salju ke bawah serta memindahkan limpasan ke laut.

Apa arti titik-titik berwarna yang berbeda?

Titik biru muda adalah uap air yang tak terlihat, titik putih adalah tetesan awan, dan titik biru tua adalah air hujan serta sungai. Mengikuti satu titik menunjukkan perjalanan lengkapnya.

Apakah siklus ditampilkan dengan kecepatan dan skala yang benar?

Tidak. Siklus dipercepat sangat banyak dan adegannya tidak sesuai skala. Dalam kenyataannya, sebuah molekul air tinggal di udara sekitar 9 hari rata-rata.

Sematkan simulasi ini

Pasang di LMS, blog, atau situs kelas Anda — gratis.

<iframe src="https://kiwibee.io/id/simulations/water-cycle-3d-simulation/embed" title="Siklus Air | KiwiBee" loading="lazy" allowfullscreen style="width:100%;height:min(70vh,620px);min-height:420px;border:0;border-radius:16px"></iframe>

Lanjut menjelajah

Dari model ke bukti

Gunakan lembar kerja untuk mencatat prediksi, pengamatan, dan penjelasan setelah siswa menjelajah.

Hadirkan sains interaktif di kelas Anda

Ruang kerja guru gratis dari KiwiBee menyatukan perencanaan pembelajaran, lembar kerja, perangkat kelas, dan buku nilai dalam satu tempat.

Mulai gratis dan buat kelas pertama Anda

atau jelajahi ruang kerja guru →