Pilihan privasi Anda

KiwiBee menggunakan cookie opsional dari Google Analytics, Google Ads, dan Meta Pixel untuk memahami pengunjung dewasa, mengukur pendaftaran yang selesai, dan meningkatkan kampanye. Cookie penting selalu aktif. Pixel iklan ChatGPT OpenAI juga mengukur tampilan halaman dan pertanyaan yang telah dikirim setelah persetujuan iklan, serta dapat menggunakan detail kontak yang di-hash untuk pencocokan. Kebijakan privasi

Langsung ke konten utama

Interferometer Mach–Zehnder

—

Tentang simulasi ini

Interferometer ideal 50:50 tanpa kehilangan memakai konvensi fase tetap. Dua amplitudo jalur menggambarkan satu keadaan; garis bukan lintasan foton. Memblokir satu jalur menyerap separuh masukan. Tanpa pembagi kedua, detektor membedakan kedua jalur.

Yang bisa dijelajahi siswa

  • Bandingkan fase 0° dan 180°, lalu lepas pembagi kedua atau blokir satu jalur.
  • Fase membagi ulang probabilitas antara D0 dan D1. Melepas pembagi kedua menghilangkan interferensi keluaran yang bergantung fase.

Tujuan pembelajaran

  1. 1Bandingkan fase 0° dan 180°, lalu lepas pembagi kedua atau blokir satu jalur.

Pertanyaan yang sering diajukan guru

Bagaimana cara kerjanya?

Interferometer ideal 50:50 tanpa kehilangan memakai konvensi fase tetap. Dua amplitudo jalur menggambarkan satu keadaan; garis bukan lintasan foton. Memblokir satu jalur menyerap separuh masukan. Tanpa pembagi kedua, detektor membedakan kedua jalur.

Sematkan simulasi ini

Pasang di LMS, blog, atau situs kelas Anda — gratis.

<iframe src="https://kiwibee.io/id/simulations/mach-zehnder-interferometer-simulation/embed" title="Interferometer Mach–Zehnder | KiwiBee" loading="lazy" allowfullscreen style="width:100%;height:min(70vh,620px);min-height:420px;border:0;border-radius:16px"></iframe>

Lanjut menjelajah

Hadirkan sains interaktif di kelas Anda

Ruang kerja guru gratis dari KiwiBee menyatukan perencanaan pembelajaran, lembar kerja, perangkat kelas, dan buku nilai dalam satu tempat.

Mulai gratis dan buat kelas pertama Anda

atau jelajahi ruang kerja guru →