Compare detection of a planet by its transit and stellar motion.
Transit Eksoplanet
Tentang simulasi ini
Simulasi ini memperlihatkan bagaimana para astronom menemukan planet di sekitar bintang lain dari penurunan cahaya bintang. Siswa mengatur jari-jari planet relatif terhadap bintang, periode orbit dalam hari, dan parameter dampak, lalu melihat kurva cahaya terbentuk saat planet melintas di depan bintang. Pembacaan menampilkan kedalaman penurunan, periode, ukuran orbit, dan lamanya transit. Tampilannya mencakup pengamat di Bumi dan orbit dari atas. Guru dapat memakai simulasi ini untuk menghubungkan geometri, perbandingan luas, dan hukum ketiga Kepler dengan penemuan nyata.
Yang bisa dijelajahi siswa
- Naikkan Jari-jari planet dan baca pembacaan Kedalaman penurunan, yang sama dengan kuadrat rasio jari-jari.
- Ubah Periode orbit dan amati Ukuran orbit a serta jarak antarpenurunan berubah.
- Naikkan Parameter dampak agar planet melintas dekat tepi bintang, lalu lihat Transit berlangsung menjadi lebih singkat.
- Gunakan tampilan Pengamat di Bumi untuk melihat apa yang akan dilihat sebuah teleskop.
- Pilih Orbit dari atas untuk melihat mengapa hanya sebagian planet yang melintas.
Tujuan pembelajaran
- 1Jelaskan bagaimana penurunan kecerahan mengungkap planet yang melintas di depan bintangnya.
- 2Hitung kedalaman transit dari rasio jari-jari planet terhadap jari-jari bintang.
- 3Hubungkan periode orbit dengan ukuran orbit menggunakan hukum ketiga Kepler.
- 4Tafsirkan kurva cahaya untuk menemukan periode dan ukuran relatif.
Pertanyaan yang sering diajukan guru
Apakah simulasi transit eksoplanet gratis digunakan?
Ya. Simulasi ini sepenuhnya gratis dan berjalan di peramban web modern mana pun, termasuk papan tulis interaktif, tablet, Chromebook, dan ponsel. Tidak ada yang perlu dipasang dan tidak perlu mendaftar atau membuat akun.
Seberapa dalam penurunan transit?
Penurunan kecerahan kira-kira sama dengan jari-jari planet dibagi jari-jari bintang, lalu dikuadratkan. Planet sebesar Jupiter di sekitar bintang seperti Matahari meredupkannya sekitar 1 persen, dan planet sebesar Bumi hanya sekitar 0,008 persen.
Mengapa bagian bawah kurva cahaya melengkung?
Tepi bintang lebih redup daripada pusatnya, yang disebut peredupan tepi, sehingga planet menghalangi lebih sedikit cahaya di dekat tepi dan penurunannya memiliki dasar melengkung.
Bagaimana cara memakai simulasi transit eksoplanet?
Atur ukuran dan periode planet, amati satu orbit penuh membentuk kurva cahaya, lalu ubah satu kendali dan bandingkan kedalaman serta jarak penurunan.
Sematkan simulasi ini
Pasang di LMS, blog, atau situs kelas Anda — gratis.
<iframe src="https://kiwibee.io/id/simulations/exoplanet-transit-3d-simulation/embed" title="Transit Eksoplanet | KiwiBee" loading="lazy" allowfullscreen style="width:100%;height:min(70vh,620px);min-height:420px;border:0;border-radius:16px"></iframe>Lanjut menjelajah
Model sains interaktif lainnya

Explore an adult male reference body in 3D. Reveal 14 anatomical systems, search thousands of named structures, isolate organs, and pull 2,209 modeled pieces apart to see how the body is organized.

Explore the head and neck in 3D: 643 source meshes across 14 layers, 47 facial and masticatory muscles, and 77 drawn nerves, vessels and glands the source scan omits. Open any tooth onto its own pulp canal, and follow the seven stages of tooth development.
Simulasi interaktif gratis tentang Fotosintesis. Jelajahi Fotosintesis secara langsung secara daring — cocok untuk seluruh kelas maupun belajar mandiri.
Simulasi interaktif gratis tentang Wujud zat. Jelajahi Wujud zat secara langsung secara daring — cocok untuk seluruh kelas maupun belajar mandiri.
Hadirkan sains interaktif di kelas Anda
Ruang kerja guru gratis dari KiwiBee menyatukan perencanaan pembelajaran, lembar kerja, perangkat kelas, dan buku nilai dalam satu tempat.
Mulai gratis dan buat kelas pertama Anda